UlasanAnime.com — Kalau ada satu judul yang sukses bikin jutaan orang di seluruh dunia mendadak rajin cek Twitter tiap Rabu malam cuma buat nyari bocoran panel manga, jawabannya sudah pasti Jujutsu Kaisen. Melalui Review Jujutsu Kaisen kali ini, kita akan membedah secara mendalam mengapa karya Gege Akutami ini bukan cuma sekadar anime aksi biasa, melainkan sebuah simfoni kekacauan yang estetik dan menyakitkan.


Jujur sih, pertama kali nonton Season 1, saya pikir ini bakal jadi The Next Naruto dengan bumbu horor. Tapi makin ke sini, terutama setelah insiden Shibuya, saya sadar kalau Gege Akutami itu ibarat koki yang tega ngasih kita hidangan lezat tapi bumbunya pake air mata pembaca. Seri ini bener-bener relate banget buat kamu yang sudah bosan dengan plot armor karakter utama yang nggak bisa mati.
Plot: Eksorsisme, Kutipan Kematian, dan Konspirasi Kuno
Cerita berpusat pada Itadori Yuji, seorang remaja dengan kekuatan fisik luar biasa yang secara nggak sengaja menelan jari terkutuk milik Ryomen Sukuna, sang Raja Kutukan. Alih-alih mati, Yuji malah jadi wadah bagi Sukuna. Premisnya simpel: kumpulkan semua jari, lalu Yuji akan dieksekusi demi memusnahkan Sukuna selamanya.
Nah, yang bikin menarik adalah bagaimana dunia penyihir (Jujutsu Sorcerers) digambarkan. Mereka bukan pahlawan berjubah, tapi pegawai kantoran yang stres, anak muda yang traumatis, dan tetua kolot yang penuh konspirasi. Review Jujutsu Kaisen ini menyoroti bahwa setiap kemenangan dalam seri ini selalu dibayar dengan harga yang sangat mahal.
Gak cuma itu, sistem kekuatannya yang berbasis “Energi Terkutuk” dan “Teknik Terkutuk” sangat teknis. Penggunaan Domain Expansion bukan cuma soal siapa yang paling kuat, tapi soal strategi, mental, dan pemahaman filosofis tentang diri sendiri.
Visual MAPPA: Standar Gila di Industri Anime
Bicara soal visual, kita harus sujud syukur pada Studio MAPPA. Sejak mengambil alih proyek ini, mereka nggak pernah main-main. Di Season 2, terutama arc Hidden Inventory dan Shibuya Incident, gaya penyutradaraannya berubah jadi lebih eksperimental dan sinematik.
Gaya bertarungnya kerasa sangat kinetik. Penggunaan kamera yang berputar (360-degree shot) dan koreografi bela diri yang realistis bikin tiap episode kerasa kayak film layar lebar. Menurut data dari Crunchyroll News, Jujutsu Kaisen Season 2 berhasil memecahkan rekor sebagai anime dengan permintaan global tertinggi, mengalahkan raksasa-raksasa lama.
Jujur saja, melihat teknik “Purple” milik Gojo atau “Malevolent Shrine” milik Sukuna divisualisasikan dengan partikel yang begitu detail itu bener-bener bikin mata “manja”. Musik garapan Yoshimasa Terui pun sukses memberikan nuansa urban-modern yang sangat kental.
Analisis Karakter: Pesona Gojo Satoru dan Penderitaan Itadori
Sebagai pengamat, saya melihat keberhasilan JJK sangat bergantung pada karakter Gojo Satoru. Dia adalah sosok yang “terlalu kuat” sampai-sampai plot ceritanya harus mencari cara kreatif buat menyingkirkannya sementara supaya karakter lain bisa berkembang. Gojo bukan cuma simbol kekuatan, tapi juga beban berat sebagai orang terkuat yang nggak bisa menyelamatkan semua orang.
Analisis mendalam saya menunjukkan kalau Itadori Yuji adalah kebalikan dari protagonis Shonen biasanya. Dia nggak punya tujuan mulia buat jadi raja atau pemimpin. Dia cuma pengen orang-orang mati dengan layak. Melihat mentalitasnya dihancurkan berkali-kali oleh Mahito dan Sukuna bener-bener bikin penonton ikut ngerasa sesak dada.
Kutipan resmi dari seri ini yang paling ngena adalah saat Nanami Kento bilang: “Menjadi penyihir itu adalah tentang menumpuk penyesalan.” Kalimat ini merangkum seluruh esensi dari kehidupan para penyihir di dunia Jujutsu Kaisen.
Perbandingan: Jujutsu Kaisen vs Naruto vs Hunter x Hunter
Banyak yang membandingkan JJK dengan Naruto karena format tim tiganya (Yuji, Megumi, Nobara) dan guru berambut perak (Gojo/Kakashi). Tapi secara atmosfer, JJK jauh lebih dekat ke Hunter x Hunter. Sistem kekuatannya yang rumit dan kesediaan penulis buat membunuh karakter penting mengingatkan kita pada gaya Yoshihiro Togashi.
Jika dibanding dengan Naruto yang penuh pesan tentang perdamaian dan ceramah “Talk no Jutsu”, JJK nggak punya waktu buat itu. Di sini, kalau kamu lemah atau lengah sedetik saja, kepalamu bisa hilang. Perbandingannya jelas: Naruto adalah tentang harapan, Hunter x Hunter adalah tentang eksplorasi, dan Jujutsu Kaisen adalah tentang perjuangan bertahan hidup di tengah keputusasaan.
Kelebihan dan Kekurangan Anime Jujutsu Kaisen
Berikut adalah ringkasan hasil bedah tim UlasanAnime.com:
Kelebihan:
-
Sistem Kekuatan yang Jenius: Teknik kutukan dan Domain Expansion sangat orisinal dan seru buat dibahas.
-
Animasi Kelas Dunia: MAPPA memberikan standar visual yang sulit ditandingi studio lain.
-
Karakter Pendukung yang Ikonik: Karakter seperti Nanami, Toji, dan Maki punya basis fans yang nggak kalah besar dari karakter utama.
-
Pacing yang Cepat: Ceritanya nggak bertele-tele dan langsung ke inti konflik.
Kekurangan:
-
Terlalu Banyak Karakter Mati: Bagi sebagian penonton, intensitas kematian karakter favorit bisa bikin jenuh atau terlalu depresi.
-
Penjelasan Teknik yang Rumit: Kadang penjelasan Cursed Technique (seperti milik Hakari atau Kirara) butuh baca ulang berkali-kali biar bener-bener paham.
-
Jadwal Produksi yang Padat: Sering muncul isu soal kondisi kerja di MAPPA yang mungkin berpengaruh pada konsistensi animasi di beberapa episode kecil.
Insight Unik: Kutukan Adalah Emosi Manusia
Ada satu insight unik yang sering kita lupakan: semua monster di JJK lahir dari emosi negatif manusia. Kutukan Hutan (Hanami), Kutukan Laut (Dagon), dan Kutukan Kebencian antar Manusia (Mahito). Ini adalah kritik sosial yang sangat tajam dari Gege Akutami.
Dunia JJK adalah cerminan bahwa musuh terbesar kita bukanlah makhluk asing dari planet lain, melainkan sisi gelap dari diri kita sendiri. Penyihir Jujutsu bertugas membereskan “sampah emosional” yang kita tinggalkan. Ini bikin JJK kerasa sangat personal karena kita secara nggak langsung adalah “pencipta” dari monster-monster tersebut.
Punchline Insight: Jujutsu Kaisen bukan cerita tentang mengalahkan monster, tapi tentang gimana manusia mencoba tetap waras di dunia yang terus-menerus memproduksi kegilaan.
Kesimpulan
Menutup Review Jujutsu Kaisen ini, saya berani memberikan skor 9.5/10. Ini adalah anime yang wajib ditonton bagi siapa pun yang ngaku pecinta genre aksi dan supranatural. Meskipun ceritanya gelap dan penuh penderitaan, namun kualitas produksinya yang luar biasa bikin kita nggak bisa berpaling.
JJK telah mendefinisikan ulang apa artinya menjadi anime “Shonen Modern”. Gak perlu banyak ceramah, cukup aksi yang gila, plot yang berani, dan karakter yang memorable. Kalau kamu belum nonton, bener-bener wajib masuk watchlist sekarang juga. Siapkan mental, dan selamat datang di dunia di mana kutukan adalah satu-satunya kepastian.
Referensi dan Sumber:
-
Gege Akutami (Original Creator): Manga Jujutsu Kaisen (Shueisha, Weekly Shonen Jump).
-
Studio MAPPA Production: Laporan teknis animasi Season 1, Season 2, dan Movie 0.
-
Official JJK Website: https://jujutsukaisen.jp/
-
Oricon Chart: Data penjualan manga dan statistik popularitas karakter 2024-2026.
—✍️ Ditulis oleh Ulasan Otaku, Ulasan Otaku adalah penulis yang fokus membahas review, teori, dan fakta menarik seputar dunia anime








![SSSS.Gridman: Is This Anime Worth Your Time? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/ssssgridman-is-this-anime-worth-your-time-spoiler-free-review-39797-1024x666.jpg)
![Cardcaptor Sakura Clear Card: Is It Worth the Hype? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/cardcaptor-sakura-clear-card-is-it-worth-the-hype-spoiler-free-review-46952-1024x561.jpg)
![Kokkoku: Is This Anime Worth Your Time? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/kokkoku-is-this-anime-worth-your-time-spoiler-free-review-13325-1024x561.jpg)


![Fire Force Anime Review: Is It Worth Watching? [Spoiler-Free]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/fire-force-anime-review-is-it-worth-watching-spoiler-free-15892-1024x683.jpg)
![Gundam 00: Is This Mecha Masterpiece Worth Your Time? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/gundam-00-is-this-mecha-masterpiece-worth-your-time-spoiler-free-review-93437-1024x640.jpg)
![Sword Art Online: Gun Gale Online - Is it Worth Watching? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/sword-art-online-gun-gale-online-is-it-worth-watching-spoiler-free-review-47104-1024x576.jpg)




