UlasanAnime.com – Babak terbaru dari seri webtoon populer “Second Life Ranker” siap membawa pembaca pada ketegangan yang lebih tinggi. Chapter 148 diperkirakan akan melanjutkan alur cerita yang intens, di mana sang protagonis, Yeon Woo, dihadapkan pada sebuah konfrontasi yang menantang.

Sebelumnya, Yeon Woo telah menyusun strategi cerdik untuk menghadapi Walpurgisnacht. Rencananya berhasil membuat klan Naga Merah berbalik melawan fasilitas mereka. Bahkan, klan Naga Merah telah menawarkan hadiah bagi siapa saja yang berhasil menangkap Viera Dune. Kemungkinan besar, cepat atau lambat, baik Yeon Woo maupun pihak lain akan berhasil menghancurkan benteng Walpurgisnacht dan mendapatkan akses ke fasilitas tersebut.
Dalam alur cerita yang akan datang, misi utama Yeon Woo adalah menemukan Ananta. Ananta dilaporkan bersembunyi di suatu tempat di dalam fasilitas tersebut. Namun, pertanyaan besar yang muncul adalah apakah Viera Dune akan menjadi penghalang bagi Yeon Woo dalam misinya ini.
Perjalanan Yeon Woo membawanya menuju Citadel, sebuah fasilitas dengan keamanan tinggi di mana Ananta ditahan. Misi heroiknya menghadapi tantangan ketika ia mengetahui bahwa Viera Dune juga memiliki niat untuk menahan Ananta bersamanya. Mengingat penjagaan ketat di Citadel, Yeon Woo harus berjuang melewati para prajurit setia Viera Dune untuk mencapai sel Ananta.
Saat Yeon Woo semakin dekat dengan Ananta, ia merasa kesulitan untuk mengenalinya. Viera Dune kemudian muncul dan secara singkat mengakhiri pertemuan tersebut. Ia telah memutuskan untuk mencegah Yeon Woo membebaskan Ananta. Sementara itu, pertarungan sengit tak terhindarkan, dengan hasil yang belum pasti bagi setiap karakter yang terlibat.
Nasib Ananta dan keberhasilan misi Yeon Woo kini berada di ujung tanduk. Apakah Yeon Woo akan berhasil menyelamatkan Ananta dari penawanannya? Atau akankah ambisi Viera Dune yang akan menang, meninggalkan Ananta menghadapi masa depan yang suram sebagai subjek penelitian?
Baca juga di sini: Kelahiran Sang Pewaris: Cara Menyembunyikan Anak Kaisar Bab 59
Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, mari kita kilas balik babak sebelumnya. Dalam “Second Life Ranker” Chapter 147, Brahm terkejut melihat Boo mematuhi perintah Yeon Woo. Ia tidak menyadari bahwa Boo adalah seorang Elder Lich yang kekuatannya mampu menyaingi makhluk terkuat sekalipun. Boo kemudian menunjukkan kepada mereka foto para penyihir pertama dari Viera Dune, yang merupakan keturunan langsung dari “Night”, sang ibu para penyihir.
Di sisi lain, Yeon Woo berhasil menemukan markas Walpurgisnacht. Di sana, Viera Dune diketahui tinggal di dalam Citadel. Mereka memasuki kota hantu tersebut melalui sebuah portal. Di depan mereka terbentang sebuah penghalang yang menyemprotkan kabut berisi hantu untuk menakut-nakuti orang. Lebih buruk lagi, kabut tersebut mampu menyerap kekuatan hidup mereka. Brahm kemudian merapalkan doa berkah untuk menahan efek penghalang tersebut.
Yeon Woo menciptakan sebuah misi baru dengan alasan menyerang Viera Dune, mengklaim bahwa ia telah mencelakai Ratu Musim Panas. Tiba-tiba, seorang doppelganger Yeon Woo menyerang mereka. Namun, Yeon Woo berhasil memanggil bantuan dan mampu mengalahkan penyerangnya.
Selanjutnya, Yeon Woo menekan penyerangnya untuk mengungkapkan lokasi pasti Viera Dune dan Ananta. Mereka mengetahui bahwa kedua sosok tersebut berada di wilayah Pataya. Oleh karena itu, mereka pergi ke tempat Pataya dan menanyakan keberadaan Ananta yang ditahan oleh Viera Dune. Babak sebelumnya berakhir dengan Yeon Woo yang bergerak menuju dungeon Citadel, tempat Ananta dikunci.
Mengenai tanggal rilis, babak-babak baru “Second Life Ranker” biasanya terbit setiap minggu di platform seperti Webtoon, Naver, dan Kakaopage. “Second Life Ranker” Chapter 148 dijadwalkan rilis pada tanggal 19 Februari 2023.
Babak selanjutnya diharapkan akan memberikan jawaban apakah Yeon Woo berhasil menyelamatkan Ananta. Pertanyaan lainnya yang menggantung adalah apakah ia akan mampu mengalahkan Viera Dune dan menghancurkan Walpurgisnacht. Nantikan pembaruan selanjutnya untuk informasi lebih lanjut.




















