UlasanAnime.com — Pernah nggak sih kamu ngerasa gemas sama protagonis isekai yang terlalu baik hati sampai rasanya pengen kamu sentil ginjalnya? Kalau iya, berarti kamu butuh asupan Otome Game Sekai wa Mob ni Kibishii Sekai desu atau yang lebih dikenal dengan Trapped in a Dating Sim: The World of Otome Games is Tough for Mobs (MobSeka).


Jujur sih, anime ini adalah salah satu guilty pleasure mimin. Secara visual mungkin nggak semewah anime papan atas, tapi dari segi hiburan? Wah, MobSeka ini juara banget, terutama berkat karakter utamanya yang bener-bener “nggak ada akhlak” tapi sangat memuaskan buat ditonton.
Plot: Ketika Karakter Figuran Balas Dendam
Ceritanya dimulai dari Leon, seorang cowok biasa yang dipaksa adiknya buat namatin game Otome (simulasi kencan buat cewek) yang susahnya minta ampun. Saking capeknya main nonstop, dia jatuh dari tangga, meninggal, dan—klasik banget—reinkarnasi ke dalam game tersebut. Sialnya, dia nggak jadi pangeran atau karakter utama, melainkan cuma jadi “Mob” alias karakter figuran dari keluarga bangsawan rendah yang miskin.
Dunia game ini pun nggak masuk akal. Karena ini Otome Game, kaum perempuan punya kuasa penuh dan cowok cuma dianggap kayak barang atau pelayan. Leon yang sudah tahu semua rahasia dan jalan cerita game ini, niatnya cuma mau hidup tenang dan nyaman. Tapi ya namanya juga anime, rencana itu langsung berantakan.
Nah, segalanya jadi makin kacau pas muncul karakter bernama Marie. Dia ini ternyata orang Jepang juga yang bereinkarnasi dan “mencuri” peran heroine utama buat deketin lima pangeran paling populer. Leon yang nggak tahan liat alur game jadi rusak dan tingkah pangeran yang manja banget, akhirnya memutuskan buat turun tangan pake cara yang… yah, sedikit kasar.
Karakter: Leon, Si “Villain” yang Kita Butuhkan
Kekuatan utama anime ini ada di karakterisasinya. Tanpa Leon dan interaksinya, anime ini mungkin bakal kerasa hambar.
-
Leon Bartfort: Dia ini lucu, terlalu percaya diri, dan sering banget akting kayak penjahat di depan orang-orang sombong. Tapi di balik itu, dia sebenernya peduli sama orang terdekatnya. Mimin suka banget pas dia nge-bully pangeran-pangeran sok ganteng itu, relate banget sama kepuasan kita pas liat orang sombong kena batunya.
-
Luxion: Ini adalah AI berbentuk bola terbang yang ditemuin Leon. Luxion ini adalah “cheat” Leon yang bisa manggil kapal induk dan robot tempur. Hubungan Leon dan Luxion itu kocak parah; Luxion hobi nge-roasting Leon pake suara robotnya yang datar tapi pedes.
-
Olivia & Angelica: Olivia adalah heroine asli game yang perannya dicuri Marie, sedangkan Angelica adalah villainess asli yang sebenernya cuma korban perasaan. Uniknya, di sini mereka berdua malah jadi sahabat baik Leon. Dinamika persahabatan mereka bertiga ini bikin ceritanya punya sisi emosional yang pas.
-
Marie: Si rubah licik yang bermuka dua. Di depan pangeran sok imut, di belakang aslinya rakus dan licik. Kehadiran dia penting banget buat bikin alur cerita jadi nggak ketebak.
Keadilan bagi Para Pangeran “Useless”
Gak cuma itu, salah satu bagian paling memuaskan di anime ini adalah pas Leon ikut turnamen atau duel. Bayangin, pangeran-pangeran yang dimanja dan ngerasa paling hebat itu dihajar habis-habisan sama Leon yang pake teknologi “jadul” tapi super canggih.
Anime ini berhasil nggambarin gimana sistem kasta bangsawan yang kaku itu bisa runtuh cuma gara-gara satu orang figuran yang tahu “kunci jawaban” dunianya. Leon nggak ragu buat minta ganti rugi uang yang banyak atau bikin musuhnya malu di depan umum. Benar-benar sebuah keadilan yang hakiki!
Visual dan Animasi: Titik Lemahnya, Tapi Tetep Oke
Jujur sih, kalau kita ngomongin art dan animasi, MobSeka ini tergolong rata-rata atau bahkan sedikit di bawah standar untuk standar anime zaman sekarang.
-
Desain Karakter: Desain matanya agak unik tapi kadang bikin karakter sampingannya kelihatan kayak NPC generik. Shading-nya lumayan, tapi detailnya kurang tajam.
-
Mecha & Action: Pertarungan robotnya pake 2D, bukan CG, yang sebenernya bagus. Tapi animasinya kurang luwes dan sering banget pake trik close-up buat ngirit budget.
-
Background: Ada beberapa pemandangan yang bagus, tapi ada juga yang kelihatan banget copy-paste, kayak rak buku di perpustakaan yang gambarnya sama semua.
Tapi anehnya, meski grafiknya nggak wah, ceritanya yang seru bikin kita jadi nggak terlalu peduli sama visualnya. Kita bakal lebih fokus nungguin Leon ngomong apa lagi buat ngebantai mental musuhnya.
Sound: Dubbing yang Menyelamatkan Segalanya
Sektor audio di anime ini lumayan membantu. Lagu pembukanya punya nuansa rock yang oke, tapi lagu penutupnya jauh lebih enak didenger karena lebih catchy dan playful.
Satu hal yang mimin puji banget adalah pengisi suaranya (Seiyuu). Seiyuu Leon berhasil banget ngebawain karakter yang arogan tapi kocak. Begitu juga sama Luxion yang suara robotnya bener-bener dapet aura “nyebelin” tapi pinter. Suara Marie juga dapet banget aura cewek bermuka duanya.
Kesimpulan
Trapped in a Dating Sim adalah anime isekai yang sangat menghibur kalau kamu bisa mengabaikan visualnya yang biasa-biasa saja. Fokus ceritanya yang nggak bertele-tele dan protagonisnya yang punya kepribadian kuat bikin anime ini wajib masuk watchlist buat kamu yang butuh tontonan segar.
Nonton Leon ngebantai pangeran-pangeran manja itu adalah terapi stres terbaik. Meskipun unsur romantisnya nggak terlalu dalem di musim pertama, petualangan Leon buat bertahan hidup di dunia yang kejam bagi “Mob” ini bener-bener seru buat diikutin sampai habis.
Final Score: 7/10
Gimana menurut kamu, Nakama? Kamu lebih suka MC yang baik hati atau yang bar-bar kayak Leon gini? Terus kalau kamu masuk ke dalam game, kira-kira kamu bakal jadi karakter utama atau mending jadi Mob aja tapi punya robot canggih? Tulis pendapat kamu di kolom komentar ya!
Jangan lupa pantengin terus UlasanAnime.com buat dapetin review anime terbaru, fakta menarik, dan rekomendasi seru lainnya. Sampai jumpa di ulasan berikutnya!
—✍️ Ditulis oleh Ulasan Otaku
Ulasan Otaku adalah penulis yang fokus membahas review, teori, dan fakta menarik seputar dunia anime








![SSSS.Gridman: Is This Anime Worth Your Time? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/ssssgridman-is-this-anime-worth-your-time-spoiler-free-review-39797-1024x666.jpg)
![Cardcaptor Sakura Clear Card: Is It Worth the Hype? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/cardcaptor-sakura-clear-card-is-it-worth-the-hype-spoiler-free-review-46952-1024x561.jpg)
![Kokkoku: Is This Anime Worth Your Time? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/kokkoku-is-this-anime-worth-your-time-spoiler-free-review-13325-1024x561.jpg)


![Fire Force Anime Review: Is It Worth Watching? [Spoiler-Free]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/fire-force-anime-review-is-it-worth-watching-spoiler-free-15892-1024x683.jpg)
![Gundam 00: Is This Mecha Masterpiece Worth Your Time? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/gundam-00-is-this-mecha-masterpiece-worth-your-time-spoiler-free-review-93437-1024x640.jpg)
![Sword Art Online: Gun Gale Online - Is it Worth Watching? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/sword-art-online-gun-gale-online-is-it-worth-watching-spoiler-free-review-47104-1024x576.jpg)




