12 Scene Paling Nyesek Anime Naruto, Siapkan Tisu!

crunchyroll.com/Naruto Shippuden
crunchyroll.com/Naruto Shippuden

UlasanAnime.com — Bicara soal Naruto bukan cuma soal jurus keren atau pertarungan antar ninja yang luar biasa. Kalau kita mau jujur, serial karya Masashi Kishimoto ini adalah gudangnya “bawang”. Banyak banget momen yang sengaja diciptakan buat menyiksa batin para penontonnya. Rasanya, meskipun sudah ditonton berkali-kali, rasa perihnya tetap nempel di hati.

crunchyroll.com/Naruto Shippuden

Jujur sih, sebagai fans yang ngikutin dari zaman Naruto masih bocah ingusan sampai jadi Hokage, ada beberapa adegan yang kalau lewat di timeline saja sudah bikin mata berkaca-kaca. Nah, buat kamu yang siap mental buat galau, berikut adalah deretan scene paling nyesek dalam anime Naruto versi UlasanAnime.com yang dijamin bikin kamu nyesek banget.

Kesepian di Awal Perjalanan

Banyak yang lupa kalau di awal cerita, Naruto itu nggak punya siapa-siapa. Dia cuma bocah yang dikucilkan tanpa tahu apa salahnya.

1. Ayunan Kayu dan Rasa Sepi Naruto

crunchyroll.com/Naruto Shippuden
crunchyroll.com/Naruto Shippuden

Gak tahu kenapa, setiap kali nonton ulang scene Naruto duduk sendirian di ayunan kayu depan Akademi karena nggak lulus ujian, rasanya nyesek banget. Bayangin deh, di saat anak-anak lain dirayain orang tuanya karena lulus, Naruto cuma bisa liatin dari jauh dengan tatapan kosong. Ayunan itu seolah jadi saksi bisu betapa dinginnya dunia buat Naruto kecil.

Perpisahan yang Menghancurkan Hati

Kehilangan orang tercinta adalah tema yang sering muncul di Naruto, tapi beberapa eksekusinya bener-bener terasa personal buat kita sebagai penonton.

2. Ucapan Selamat Ulang Tahun Terakhir Minato

Naruto Uzumaki dan Minato Namikaze. (Dok. Pierrot/Naruto Shippuden)
Naruto Uzumaki dan Minato Namikaze. (Dok. Pierrot/Naruto Shippuden)

Ini adalah salah satu momen paling juara sedihnya. Pas perang berakhir dan Edo Tensei mulai dilepas, Minato harus balik ke alam baka. Sebelum menghilang, Minato ngucapin selamat ulang tahun ke Naruto. Respon Naruto yang berusaha tegar sambil nyeritain kalau dia sudah makan dengan baik, belajar dengan rajin, dan punya teman-teman hebat itu… ah, nyesek banget woi!

3. Tragedi Penyegelan Kyubi: Pengorbanan Orang Tua

crunchyroll.com/naruto-shippuden
crunchyroll.com/naruto-shippuden

Scene saat Kyubi mau disegel ke tubuh Naruto itu bener-bener epic sekaligus tragis. Kasihan banget sama Kushina dan Minato yang harus mati demi ngelindungin anak yang baru lahir. Apalagi pas Kushina ngasih pesan terakhir yang panjang banget soal gimana Naruto harus hidup. Jujur saja, mimin kesel banget sama Obito di scene ini, gara-gara dia keluarga ini hancur berantakan. Shibal!

4. Kematian Jiraiya: Tenggelam dalam Kesepian

Momen akhir Jiraiya. (Dok. Pierrot/Naruto Shippuden)
Momen akhir Jiraiya. (Dok. Pierrot/Naruto Shippuden)

Damn! Sangat-sangat tidak bisa kuterima sampai sekarang. Kematian Jiraiya di tangan Pain itu level sedihnya beda kelas. Sudah sedih karena dia mati sendirian, eh ditambah lagi mayatnya nggak bisa ditemukan karena tenggelam ke dasar laut yang dalam. Kehilangan sosok guru sekaligus figur ayah buat Naruto ini bener-bener bikin bolong di hati penonton.

Pertemuan yang Menguras Emosi

Meskipun ada momen bahagia, pertemuan yang singkat seringkali menyisakan rasa perih karena kita tahu mereka nggak bisa bersama selamanya.

5. Pertama Kali Naruto Melihat Kushina

Momen Naruto dan Kushina. (Dok. Pierrot/Naruto Shippuden)
Momen Naruto dan Kushina. (Dok. Pierrot/Naruto Shippuden)

Sedih campur senang menyaksikan Naruto pertama kali melihat ibunya di dalam alam bawah sadarnya sendiri. Perasaan campur aduk antara kangen, haru, dan sedih karena baru bisa ketemu setelah sekian belas tahun. Rasanya nggak bisa berkata-kata pas Naruto meluk ibunya dan bilang kalau dia selalu pengen ketemu.

6. Gugurnya Asuma dan Neji yang Tak Terduga

Asuma Sarutobi dan Neji Hyuga adalah dua kematian yang bikin kita kaget. Asuma mati di depan murid-muridnya (Tim 10), meninggalkan Kurenai yang lagi hamil. Lalu Neji? Relate banget sama rasa nggak terima fans. Kok bisa-bisanya dia ikut mati demi ngelindungin Naruto dan Hinata? Kematian Neji sampai sekarang masih jadi perdebatan karena dirasa terlalu mendadak.

7. Perpisahan Terakhir Kakak Beradik Uchiha

source :(naruto.fandom.com)
source :(naruto.fandom.com)

Perpisahan terakhir Sasuke dan Itachi ketika Itachi Edo Tensei mau menghilang itu bener-bener emosional. Itachi jalan deketin Sasuke, nyentuh keningnya (tapi kali ini beda), dan bilang “Aku akan selalu menyayangimu”. Sasuke di sini kelihatan kayak anak kecil yang polos lagi di hadapan abangnya. Kapal emosi kita bener-bener karam di sini.

Penyesalan dan Kapal yang Karam

Kadang, hal yang paling menyedihkan bukan soal kematian, tapi soal apa yang “hampir” terjadi namun gagal.

8. Jiraiya dan Tsunade: Cinta yang Belum Berlayar

crunchyroll.com/naruto-shippuden
crunchyroll.com/naruto-shippuden

Pertemuan terakhir Jiraiya dan Tsunade di bangku taman itu bikin nyesek. Mereka berdua sebenarnya sudah tahu perasaan masing-masing, tapi Jiraiya harus pergi menjalankan misi bunuh diri. Kapal “kakek-nenek” ini sudah karam bahkan sebelum sempat berlayar. Tsunade yang biasanya tangguh, akhirnya cuma bisa nangis pas tahu Jiraiya nggak bakal balik lagi.

9. Tangisan Itachi di Bawah Hujan

crunchyroll.com/naruto-shippuden
crunchyroll.com/naruto-shippuden

Ada satu scene yang jarang dibahas tapi nyesek: saat Itachi mikir Sasuke bener-bener sudah meninggal. Dia nangis di bawah hujan deras, menunjukkan sisi manusianya yang sangat rapuh. Padahal kita tahu Itachi itu dingin banget, tapi kalau sudah soal Sasuke, dia bener-bener hancur.

Pengorbanan Nyawa demi Masa Depan

Ada karakter yang rela mati demi orang lain, meskipun hubungannya bukan darah daging.

10. Nenek Chiyo dan Harapan Buat Gaara

naruto.fandom.com/wiki/Chiyo
naruto.fandom.com/wiki/Chiyo

Nenek Chiyo rela kehilangan nyawa demi menyelamatkan Gaara yang sudah mati dicabut bijuu-nya. Melihat seorang tetua yang dulunya kaku dan sinis, akhirnya memilih mengorbankan sisa hidupnya buat anak muda seperti Gaara, itu bener-bener menyentuh.

11. Iruka-sensei di Pernikahan Naruto

dok. Pierrot/ Naruto
dok. Pierrot/ Naruto

Nah, ini penutup yang paling bikin nyesek sekaligus bahagia. Saat Naruto minta Iruka hadir di pernikahannya bukan sebagai guru, tapi sebagai Ayah. Nyesek banget coy! Kita semua tahu betapa berjasanya Iruka di hidup Naruto. Andai Minato masih hidup, pasti dia yang ada di posisi itu, tapi Iruka adalah sosok yang paling pantas menggantikannya.


Kesimpulan

Naruto memang bukan sekadar tontonan aksi, tapi sebuah perjalanan emosional yang mengajarkan kita tentang kehilangan, cinta, dan pengorbanan. Dari 12 scene paling nyesek dalam anime Naruto di atas, mana yang menurut kamu paling bikin hancur perasaan?

Jujur sih, kematian Jiraiya dan permintaan Naruto ke Iruka tetap jadi juara di hati mimin. Serial ini sukses bikin kita semua merasa jadi bagian dari keluarga besar Konoha yang ikut merasakan setiap rasa sakit yang dialami tokoh-tokohnya.

Kalau kamu punya scene lain yang nggak kalah sedih, atau mau curhat soal betapa nyeseknya nonton Naruto, langsung saja komen di bawah ya! Jangan lupa terus ikuti UlasanAnime.com untuk konten-konten anime seru dan emosional lainnya. Sampai jumpa di ulasan berikutnya, Nakama!

—✍️ Ditulis oleh Ulasan Otaku
Ulasan Otaku adalah penulis yang fokus membahas review, teori, dan fakta menarik seputar dunia anime

Baca Juga:

Site Icon
Muhammad Suyou

Muhammad Suyou adalah penulis dan pengulas anime yang telah mengikuti perkembangan industri anime selama lebih dari 8 tahun. Telah menonton ratusan judul dari berbagai genre, dengan fokus pada analisis cerita, karakter, dan pesan yang disampaikan dalam setiap anime. Melalui UlasanAnime.com, ia membagikan review, analisis mendalam, serta rekomendasi anime berdasarkan pengalaman menonton secara langsung, dengan tujuan membantu pembaca menemukan tontonan terbaik sesuai preferensi mereka.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top