Review Management of a Novice Alchemist: Alkemis OP Jago Cuan!

UlasanAnime.com — Kalau kamu pernah main seri game Atelier, pasti kamu bakal ngerasa nggak asing banget pas pertama kali nonton Shinmai Renkinjutsushi no Tenpo Keiei atau Management of a Novice Alchemist. Anime ini seolah-olah pengen ngebawa pengalaman main game crafting ke dalam layar kaca. Tapi, ada satu perbedaan besar: kalau di game Atelier biasanya ada plot penyelamatan dunia atau misteri besar, di anime ini semuanya murni soal keseharian yang sangat santai.

www.bilibili.tv
www.bilibili.tv
www.bilibili.tv

Jujur sih, meskipun secara resmi bukan masuk genre Cute Girls Doing Cute Things, tapi vibes-nya bener-bener mirip. Kita diajak ngikutin perjalanan seorang gadis muda berbakat yang mencoba mandiri dengan membuka toko alkimia. Nggak ada musuh bebuyutan yang neror setiap hari, yang ada cuma perjuangan nyari bahan baku dan ngatur manajemen toko biar tetep untung.

Plot: Kisah Alkemis Muda yang Terlalu Sakti

Cerita dimulai dengan latar belakang yang agak gelap buat anime seceria ini. Sarasa Feed adalah anak dari pasangan pedagang yang tewas dibunuh oleh bandit. Kehilangan orang tua bikin Sarasa bertekad buat belajar alkimia di akademi ternama. Berkat bimbingan guru legendaris, Ophelia, Sarasa berhasil lulus dengan nilai gemilang.

Nah, lucunya, meskipun judulnya ada kata “Novice” alias pemula, Sarasa ini sebenernya sudah overpowered (OP) dari lahir. Dia punya energi sihir yang saking gedenya sampai harus ditekan pakai kalung khusus. Setelah lulus, Sarasa dapet hadiah sebuah toko tua di desa terpencil. Di sanalah dia mulai belajar jadi “pengusaha” alkimia yang sebenernya.

Alur Episodik yang Bikin Rileks

Gak cuma itu, alur ceritanya kerasa sangat santai karena berjalan secara episodik. Satu episode mungkin bahas soal Sarasa nyari bahan di hutan, episode lain bahas dia nemuin alat baru, atau sekadar nolongin warga desa dari serangan monster. Rasanya kayak lagi nonton orang main game sandbox—bebas banget!

Sayangnya, karena anime ini mencoba mencakup banyak hal (mulai dari dagang, berantem, sampai bikin eksperimen), nggak ada satu pun aspek yang digali secara mendalam. Padahal, mimin berharap mereka bisa lebih fokus jelasin sistem alkimianya atau strategi dagangnya biar lebih berbobot. Tapi ya, buat tontonan “turn off your brain” alias nonton tanpa mikir, anime ini bener-bener pas di hati.

Karakter: Sarasa si Kapitalis Berhati Dingin

Karakter di anime ini sebenernya cukup menyenangkan, tapi sayangnya kurang dapet porsi pengembangan yang merata.

  • Sarasa Feed: Dia adalah jantung dari anime ini. Sarasa punya kepribadian yang unik—dia sangat dewasa, perhitungan soal uang (jiwa pedagangnya kuat banget), tapi tetep punya sisi baik hati. Yang paling mimin suka adalah dark jokes-nya yang kadang keluar dengan wajah datar. Meskipun dia OP banget, melihat cara dia ngelola toko tetep bikin kita betah nonton.

  • Lorea: Pegawai pertama Sarasa yang bertugas jaga toko. Dia nggak punya kekuatan tempur sama sekali dan lebih fokus ke urusan logistik. Hubungan dia sama Sarasa itu bener-bener manis dan suportif.

  • Iris & Kate: Duo petualang yang awalnya punya utang sama Sarasa dan akhirnya kerja buat dia. Mereka berdua jadi sumber komedi di tengah-tengah keseriusan Sarasa. Sayangnya, lelucon mereka kadang terasa agak repetitif kalau ditonton terus-menerus.

  • Ophelia: Guru Sarasa yang super kuat. Di awal episode dia kerasa penting banget, tapi lama-kelamaan cuma jadi karakter latar. Padahal potensinya buat jadi karakter mentor yang keren itu gede banget.

Visual & Animasi: Hemat Budget tapi Tetap “Clean”

Mimin harus jujur, studio ENGI tampaknya nggak ngasih budget yang wah buat anime ini. Visualnya terlihat sangat standar, bahkan cenderung generik. Kalau kamu sering nonton anime fantasi musim ini, pasti ngerasa desain karakternya mirip-mirip sama judul sebelah.

  • Desain Karakter: Terasa polos dan kurang detail. Hanya Sarasa yang punya desain sedikit lebih menonjol karena statusnya sebagai tokoh utama.

  • Latar Belakang: Sering kali kerasa kosong. Ruangan di dalam toko Sarasa kelihatan sepi perabotan, dan pemandangan di luar desanya pun nggak punya detail yang bikin mata terpukau.

  • Adegan Aksi: Ini yang paling kerasa hematnya. Pertarungan Sarasa lawan monster sering banget pakai trik kamera close-up atau efek tebasan layar hitam buat nutupin kurangnya animasi gerak. Spel sihirnya pun kelihatan biasa saja, nggak ada efek partikel yang bikin “wow”.

Sound: Catchy tapi Mudah Dilupakan

Lagu pembukanya (Opening) punya melodi yang ceria dan lirik yang imut, cocok banget buat ngebangun mood santai sebelum mulai cerita. Tapi kalau lagu penutupnya (Ending), menurut mimin kedengeran sangat generik dan gampang dilupain setelah lagunya habis.

Musik latarnya (OST) juga nggak ada yang spesial. Musiknya sangat khas anime fantasi bertema pedesaan—banyak suara suling atau petikan senar yang menenangkan tapi ya sudah gitu aja. Pengisian suaranya sendiri sudah cukup oke. Suara Sarasa pas lagi ngomel soal duit atau lagi serius berantem kedengeran sangat pas. Hanya saja, kadang ada momen di mana emosi suara si karakter nggak sinkron sama ekspresi wajahnya, kemungkinan karena minimnya proses retake di studio.


Kesimpulan

Management of a Novice Alchemist adalah anime yang cocok buat kamu yang lagi pengen istirahat dari tontonan yang penuh konflik. Meskipun produksinya nggak mewah dan plotnya nggak punya tujuan akhir yang megah, kehangatan hubungan Sarasa dengan teman-temannya tetep bikin anime ini layak buat diikuti sampai tamat.

Jangan harap ada aksi epik atau teori alkimia yang rumit. Anggap saja ini adalah dokumentasi seorang gadis muda yang lagi mencoba peruntungan jadi pengusaha di dunia fantasi. Sederhana, manis, dan sedikit “kapitalis”.

Rating Akhir: 5.5/10

Nah, kalau kamu punya kekuatan alkimia kayak Sarasa, barang apa nih yang pengen kamu bikin pertama kali buat dijual? Ramuan awet muda atau ramuan biar nggak ngantuk pas lagi marathon anime? Tulis pendapat kamu di kolom komentar ya!

Jangan lupa pantau terus UlasanAnime.com buat dapetin update review anime terbaru, info dunia alkimia, dan rekomendasi anime santai lainnya. Sampai jumpa di ulasan berikutnya!

—✍️ Ditulis oleh Ulasan Otaku
Ulasan Otaku adalah penulis yang fokus membahas review, teori, dan fakta menarik seputar dunia anime

Baca Juga:

Site Icon
Muhammad Suyou

Muhammad Suyou adalah penulis dan pengulas anime yang telah mengikuti perkembangan industri anime selama lebih dari 8 tahun. Telah menonton ratusan judul dari berbagai genre, dengan fokus pada analisis cerita, karakter, dan pesan yang disampaikan dalam setiap anime. Melalui UlasanAnime.com, ia membagikan review, analisis mendalam, serta rekomendasi anime berdasarkan pengalaman menonton secara langsung, dengan tujuan membantu pembaca menemukan tontonan terbaik sesuai preferensi mereka.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top