UlasanAnime.com — Kalau kamu tipe penonton atau pembaca yang suka dengan drama yang bikin sesak dada dan perasaan campur aduk, maka Review Watari-kun’s ****** Is about to Collapse ini adalah menu yang pas. Manga karya Naru Narumi ini—yang sering diharapkan segera mendapat adaptasi anime penuh—adalah sebuah studi kasus tentang gimana masa lalu yang traumatis bisa menghancurkan hubungan di masa depan.


Jujur sih, pertama kali baca judulnya, mungkin banyak yang mikir ini cuma konten ecchi murahan. Tapi, jangan tertipu! Kata “******” di judulnya itu merujuk pada banyak hal; bisa berarti kebun, hubungan, atau bahkan kesehatan mental para karakternya. Ini adalah drama seinen yang sangat intens, di mana setiap karakternya punya “kerusakan” masing-masing yang bikin kita sebagai pembaca ngerasa gemes sekaligus kasihan.
Plot: Kebun yang Hancur dan Cinta yang Layu
Cerita dimulai dengan Nao Watari, seorang pemuda yang sangat protektif terhadap adik perempuannya. Hidupnya yang tenang tiba-tiba terusik saat Satsuki Kodari, teman masa kecil yang dulu menghancurkan kebun berharga Nao (dan hidupnya), tiba-tiba pindah ke sekolahnya. Satsuki nggak cuma datang buat menyapa, tapi dia seolah-olah ingin menghancurkan apa pun yang sedang dibangun Nao saat ini.
Nah, masalah makin runyam karena Nao baru saja menjalin hubungan dengan Yukari Ishihara, gadis impian yang terlihat sempurna, cantik, dan baik hati. Di sinilah letak konfliknya; Satsuki tahu rahasia masa lalu Nao, sementara Yukari punya sisi lain yang pelan-pelan terungkap seiring berjalannya cerita.
Bayangin deh, terjepit di antara cewek yang merusak masa lalumu dan cewek yang menjadi tumpuan masa depanmu, sementara kamu sendiri punya obsesi berlebih pada adikmu. Plotnya bener-bener kayak benang kusut yang makin ditarik makin mencekik.
Visual dan Estetika: Keindahan di Balik Kekacauan
Dalam Review Watari-kun’s ****** Is about to Collapse ini, kita wajib memuji gaya gambar Naru Narumi. Art style-nya sangat bersih, terutama dalam menggambarkan ekspresi wajah. Kamu bisa bener-bener ngerasain aura “gila” atau “depresi” dari mata para karakternya tanpa perlu banyak dialog.
Jujur saja, penggambaran emosi yang kontras—antara momen komedi sekolah yang ceria dengan momen drama yang gelap—adalah kekuatan utama seri ini. Menurut data dari Kodansha, manga ini sukses menarik perhatian pembaca seinen karena berani mengeksplorasi sisi gelap dari obsesi cinta remaja yang jarang disentuh rom-com standar.
Gak cuma itu, detail lingkungan seperti kebun sayur yang diurus Nao menjadi simbolisme yang kuat sepanjang cerita. Kebun itu adalah representasi dari hati Nao; kalau kebunnya hancur, mentalnya pun ikut hancur.
Analisis Karakter: Satsuki vs Yukari
Sebagai pengamat, saya melihat Satsuki Kodari sebagai salah satu karakter “paling dibenci sekaligus dicintai” dalam sejarah manga rom-com. Dia manipulatif, kasar, tapi di balik itu semua, dia adalah satu-satunya orang yang bener-bener paham luka dalam hati Nao. Dia berperan sebagai antagonist sekaligus savior di saat yang sama.
Analisis mendalam saya menunjukkan kalau Yukari Ishihara justru adalah karakter yang paling tragis. Dia berusaha keras menjadi “pacar yang sempurna” sampai-sampai dia kehilangan identitas aslinya. Persaingan antara Satsuki dan Yukari bukan cuma soal rebutan cowok, tapi soal benturan antara kejujuran yang menyakitkan (Satsuki) dan kebohongan yang manis (Yukari).
Kutipan resmi dari serinya sering menekankan, “Hubungan yang dibangun di atas kebohongan hanya tinggal menunggu waktu untuk runtuh.” Inilah yang bikin cerita ini terasa sangat berat dan relate banget buat siapa pun yang pernah terjebak dalam hubungan toksik.
Perbandingan: Watari-kun vs Scum’s Wish (Kuzu no Honkai)
Banyak yang membandingkan seri ini dengan Scum’s Wish (Kuzu no Honkai). Memang benar, keduanya sama-sama fokus pada sisi gelap cinta remaja. Tapi, kalau Scum’s Wish lebih ke arah nihilisme dan pelarian seksual, Watari-kun’s ****** Is about to Collapse lebih ke arah trauma masa kecil dan codependency (saling ketergantungan yang nggak sehat).
Jika dibandingin sama Kanojo Okarishimasu (Rent-a-Girlfriend), Watari-kun punya progres karakter yang lebih gelap dan serius. Nao bukan sekadar protagonis yang plin-plan karena nafsu, tapi karena beban mental yang dia bawa sejak kecil. Perbandingannya jelas: Scum’s Wish itu depresi artistik, Rent-a-Girlfriend itu frustrasi komedi, dan Watari-kun adalah keruntuhan mental yang dikemas sebagai rom-com.
Kelebihan dan Kekurangan Watari-kun’s ****** Is about to Collapse
Berdasarkan analisis tim UlasanAnime.com, berikut poin plus dan minusnya:
Kelebihan:
-
Pendalaman Karakter Luar Biasa: Tiap karakter punya motif dan trauma yang digali sangat dalam.
-
Art yang Cantik: Visualnya sangat memanjakan mata, terutama desain karakter perempuannya.
-
Ketegangan Drama yang Konsisten: Tiap bab atau episode selalu berhasil bikin penasaran dengan plot twist barunya.
-
Simbolisme yang Kuat: Penggunaan kebun sebagai metafora kesehatan mental sangat cerdas.
Kekurangan:
-
Pacing yang Kadang Terlalu Lambat: Ada momen di mana dramanya kerasa berputar-putar di tempat yang sama.
-
Protagonis yang Bikin Geregetan: Nao sering banget ngambil keputusan bodoh yang bikin pembaca pengen teriak.
-
Tema yang Sangat Berat: Nggak cocok buat kamu yang cuma nyari hiburan ringan buat healing.
Insight Unik: Cinta Sebagai Bentuk Kerusakan
Ada satu insight unik yang saya temukan: di seri ini, cinta digambarkan bukan sebagai penyembuh, tapi sebagai bentuk “kerusakan” lainnya. Nao mencintai adiknya dengan cara yang salah, Satsuki mencintai Nao dengan cara yang destruktif, dan Yukari mencintai Nao dengan cara yang memalsukan diri.
Ini ngajarin kita kalau sebelum mencintai orang lain, kita harus “sembuh” dulu dari masa lalu kita sendiri. Kalau nggak, cinta kita cuma bakal jadi beban buat orang lain. Ini adalah refleksi yang relate banget buat anak muda zaman sekarang yang sering terjebak dalam unresolved trauma tapi nekat menjalin hubungan baru.
Punchline Insight: Watari-kun bukan cerita tentang cara mendapatkan pacar, tapi tentang cara berhenti menghancurkan diri sendiri lewat orang lain.
Kesimpulan
Menutup Review Watari-kun’s ****** Is about to Collapse ini, saya bisa bilang kalau ini adalah mahakarya drama psikologis yang tersembunyi di balik judul yang menyesatkan. Perjalanan Nao, Satsuki, dan Yukari adalah pengingat bahwa kejujuran—seberapa pun pahitnya—selalu lebih baik daripada kebahagiaan palsu.
Terlepas dari betapa bikin frustrasinya beberapa karakter, seri ini punya daya tarik magnetis yang bikin kita pengen terus baca sampai tahu siapa yang akhirnya bakal “runtuh” duluan. Kalau kamu suka drama cinta segitiga dengan bumbu psikologis yang kental, seri ini wajib masuk watchlist atau daftar bacaanmu segera!
Referensi dan Sumber:
-
Naru Narumi (Original Creator): Manga Watari-kun no ****** ga Houkai Sunzen (Kodansha).
-
Monthly Young Magazine: Serialisasi resmi dan laporan data pembaca.
-
Anime News Network: Diskusi komunitas mengenai potensi adaptasi anime dan perkembangan plot.
-
Kodansha Official Page: https://magazine.atcl.jp/
—✍️ Ditulis oleh Ulasan Otaku, Ulasan Otaku adalah penulis yang fokus membahas review, teori, dan fakta menarik seputar dunia anime








![SSSS.Gridman: Is This Anime Worth Your Time? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/ssssgridman-is-this-anime-worth-your-time-spoiler-free-review-39797-1024x666.jpg)
![Cardcaptor Sakura Clear Card: Is It Worth the Hype? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/cardcaptor-sakura-clear-card-is-it-worth-the-hype-spoiler-free-review-46952-1024x561.jpg)
![Kokkoku: Is This Anime Worth Your Time? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/kokkoku-is-this-anime-worth-your-time-spoiler-free-review-13325-1024x561.jpg)


![Fire Force Anime Review: Is It Worth Watching? [Spoiler-Free]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/fire-force-anime-review-is-it-worth-watching-spoiler-free-15892-1024x683.jpg)
![Gundam 00: Is This Mecha Masterpiece Worth Your Time? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/gundam-00-is-this-mecha-masterpiece-worth-your-time-spoiler-free-review-93437-1024x640.jpg)
![Sword Art Online: Gun Gale Online - Is it Worth Watching? [Spoiler-Free Review]](https://ulasananime.com/wp-content/uploads/2026/04/sword-art-online-gun-gale-online-is-it-worth-watching-spoiler-free-review-47104-1024x576.jpg)




