Review Vermeil in Gold: Iblis “Ara-Ara” Penyelamat Nilai!

UlasanAnime.com — Pernah nggak sih kamu ngerasa terdesak gara-gara tugas atau nilai sekolah yang terancam anjlok? Alto Goldfield, protagonis kita dalam anime Kinsou no Vermeil: Gakeppuchi Majutsushi wa Saikyou no Yakusai to Mahou Sekai wo Tsukisusumu (atau singkatnya Vermeil in Gold), ngerasain hal yang sama. Bedanya, solusi Alto bukan nyontek, melainkan nggak sengaja manggil iblis seksi berkekuatan bencana dari kitab kuno.

https://www.primevideo.com/detail/Vermeil-in-Gold/0TH0SGC6K8ECWW9PHS8PHUSEMT
https://www.primevideo.com/detail/Vermeil-in-Gold/0TH0SGC6K8ECWW9PHS8PHUSEMT
https://www.primevideo.com/detail/Vermeil-in-Gold/0TH0SGC6K8ECWW9PHS8PHUSEMT

Kalau kamu kangen sama vibe anime fantasy-magic klasik tahun 2000-an seperti Zero no Tsukaima, anime ini bakal terasa familiar. Tapi, jangan salah sangka dulu. Meskipun punya elemen “nakal”, Vermeil in Gold punya cara unik buat bikin penontonnya tetep penasaran sama kelanjutan ceritanya, meski mungkin ceritanya nggak se-revolusioner itu.

Plot: Sekolah Sihir Rasa “Dewasa”

Bayangin dunia ala Harry Potter, tapi siswanya lebih “berani” dan sistem kontrak sihirnya melibatkan ciuman maut. Alto adalah murid teladan yang pinter teori tapi payah dalam praktik pemanggilan familiar. Karena terancam tinggal kelas, dia nekat pakai kitab tua yang dia temuin di perpustakaan. Hasilnya? Muncullah Vermeil, seorang iblis wanita yang seksi, dewasa, dan punya kekuatan yang bisa bikin dunia kiamat.

Jujur sih, secara struktur cerita, anime ini kerasa sangat formulated. Rasanya kayak penulisnya ngambil resep dari anime-anime ecchi terdahulu terus digabungin jadi satu. Bagi kamu wibu veteran, mungkin ceritanya bakal kerasa ketebak banget. Tapi buat kamu yang baru terjun ke dunia anime, kisah Alto yang harus nyembunyiin identitas iblis Vermeil sambil ngadepin monster-monster yang mengamuk di kampus ini tetep asyik buat diikutin.

Antara “Ena-Ena” dan Misteri Konspirasi

Nah, nggak bisa dipungkiri kalau jualan utama anime ini adalah elemen ecchi-nya. Menariknya, dibanding Highschool DxD atau Rosario to Vampire, anime ini masih tergolong “sopan”. Kamu nggak bakal liat bagian sensitif secara blak-blakan. Studio pinter banget pake trik kamera, cahaya ilahi, atau rambut buat nutupin semuanya. Fokusnya lebih ke ciuman-ciuman intens yang fungsinya buat ngisi ulang energi sihir Vermeil.

Gak cuma itu, paruh kedua anime ini mulai masuk ke ranah yang lebih gelap. Ada konspirasi di sekolah sihir, guru yang berubah jadi ilmuwan gila, sampai anggota OSIS yang gerak-geriknya sangat mencurigakan. Sayangnya, banyak motif musuh yang masih misterius sampai akhir musim, bikin kita cuma bisa berharap ada Season 2 buat ngejawab semuanya.

Karakter: Dari Bocah Polos Sampai Iblis “Ara-Ara”

Karakter di sini emang kerasa banget pake trope standar, tapi entah kenapa tetep likeable dan bikin betah nonton.

  • Alto Goldfield: Awalnya mimin kesel liat Alto yang tipikal MC harem yang gampang gugup kalau deket cewek. Tapi seiring berjalannya episode, dia mulai “tumbuh” mentalnya. Dia jadi lebih berani, tulus sayang sama Vermeil, dan nggak ragu buat ngelakuin hal nekat demi ngelindungin partner iblisnya itu.

  • Vermeil: Dia adalah bintang utamanya. Vermeil bukan cuma iblis yang hobi menggoda (onee-san vibes), tapi dia punya sisi rapuh yang terungkap lewat backstory-nya yang cukup sedih. Momen pas dia nunjukin sisi vulnerable-nya itu bener-bener bikin baper.

  • Lilia Kudelfate: Si teman masa kecil yang tsundere banget. Dia cemburu berat sama Vermeil, tapi lama-lama perannya agak tersingkir jadi sekadar pelengkap komedi aja. Kasihan sih, tapi ya mau gimana lagi kalau lawannya iblis top-tier.

  • Para Rival: Ada Chris yang punya familiar naga keren dan Rex yang bawa dinosaurus. Mereka nambahin variasi kekuatan di sekolah, meski porsi panggung mereka nggak banyak.

Visual dan Animasi: Kejutan dari Studio Baru

Anime ini digarap oleh Staple Entertainment, studio yang terhitung masih “hijau” di industri ini. Tapi jujur, hasilnya cukup mengejutkan! Art-nya bersih dan desain karakternya solid banget. Desain “Virgin Killer Sweater” yang dipakai Vermeil itu ikonik banget, kan?

  • Latar Belakang: Detail di ruangan Alto atau perpustakaan sekolah sihir digambar dengan tekstur yang oke, nggak kerasa kosong.

  • Kekurangan: Sayangnya, di beberapa episode terakhir ada penurunan kualitas. Selain itu, animasi pertarungannya kerasa kurang “nendang”. Sudut pandang kameranya kadang aneh pas adegan lempar-lemparan sihir, dan efek sihirnya bisa dibilang standar banget.

Sound: Musik yang Pas dengan Suasana Hati

Lagu pembukanya lumayan enerjik, meski nggak terlalu membekas di ingatan. Tapi lagu penutupnya (Ending) bener-bener enak! Lagunya lebih pelan dan sendu, cocok banget buat nggambarin kesedihan dan rasa kesepian yang dialamin Vermeil selama ribuan tahun disegel.

  • Voice Acting: Akting suaranya mantap. Suara Alto pas banget buat cowok remaja yang lagi puber dan bingung. Suara Vermeil sebenernya bisa dibuat lebih menggoda lagi, tapi sudah cukup oke buat nampilin sisi iblis yang berwibawa sekaligus manja.

  • BGM: Musik latar yang pake instrumen piano dan alat musik tiup berhasil ngebangun atmosfer sekolah sihir yang klasik tapi santai.


Kesimpulan

Vermeil in Gold adalah anime yang cocok buat kamu yang pengen nonton sesuatu yang “panas” tapi tetep punya alur cerita fantasi yang jelas. Meskipun nggak bakal dapet penghargaan sebagai anime terbaik sepanjang masa, eksekusinya yang rapi bikin anime ini jadi hiburan yang berkualitas.

Campuran antara komedi, romansa beda spesies, dan misteri masa lalu Vermeil bikin kita pengen nonton terus sampe habis. Kalau kamu bisa maklum sama beberapa kekurangan di animasi pertarungan, anime ini wajib masuk watchlist kamu buat nemenin waktu luang!

Rating Akhir: 6.5/10

Gimana menurut kamu, Nakama? Lebih suka tipe familiar yang imut kayak kucing atau yang modelan iblis “Ara-Ara” kayak Vermeil? Dan kalau kamu jadi Alto, sanggup nggak tuh ngadepin godaan Vermeil tiap hari? Tulis pendapat kamu di kolom komentar ya!

Jangan lupa terus pantengin UlasanAnime.com buat dapetin update review anime terbaru, fakta unik seputar waifu, dan rekomendasi tontonan seru lainnya. Sampai jumpa di ulasan berikutnya!

—✍️ Ditulis oleh Ulasan Otaku
Ulasan Otaku adalah penulis yang fokus membahas review, teori, dan fakta menarik seputar dunia anime

Baca Juga:

Site Icon
Muhammad Suyou

Muhammad Suyou adalah penulis dan pengulas anime yang telah mengikuti perkembangan industri anime selama lebih dari 8 tahun. Telah menonton ratusan judul dari berbagai genre, dengan fokus pada analisis cerita, karakter, dan pesan yang disampaikan dalam setiap anime. Melalui UlasanAnime.com, ia membagikan review, analisis mendalam, serta rekomendasi anime berdasarkan pengalaman menonton secara langsung, dengan tujuan membantu pembaca menemukan tontonan terbaik sesuai preferensi mereka.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top